Bahasa
Indonesia adalah bahasa Melayu yang dijadikan sebagai bahasa resmi Republik
Indonesia dan bahasa persatuan bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia peranannya
sangat penting, tidak saja bermanfaat sebagai bahasa perantara dan bahasa
resmi, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pemersatu bangsa. Indonesia dikenal
sebagai negara yang kaya akan budaya dan memiliki beragam suku dengan tutur
bahasa daerahnya masing-masing. Dengan bahasa Indonesia, berbagai suku di
Indonesia yang memiliki ragam bahasa bisa disatukan. Maka dari itu, bahasa
Indonesia merupakan salah satu aspek penting yang memiliki pengaruh terhadap
kondisi sosial maupun politik bangsa Indonesia.
Fungsi bahasa Indonesia adalah
sebagai alat komunikasi sosial. Dengan berbagai macam bahasa di Indonesia,
bahasa Indonesia sebagai bahasa utama negeri ini, mempermudah masyarakat
Indonesia dalam hal berkomunikasi. Seperti saat akan menyampaikan gagasan, ide,
pikiran, harapan dan keinginan bisa disampaikan dengan baik karena adanya
bahasa Indonesia.
Pada kesempatan ini saya akan membahas seputar SOD 2 ini, Struktur Organisasi Data sendiri itu apa sih?
Struktur data adalah suatu cara penyimpanan, pengaturan, dan
penyusunan di dalam suatu media di dalam komputer agar efisien dan efektif.
Sedangkan Organisasi data adalah suatu cara pengelompokan data yang bertujuan
agar memudahkan dalam suatu pencarian data dan agar mudah di atur.
Jadi menurut saya struktur organisasi data adalah suatu cara yang berguna untuk
mengelompokan suatu data, dapat diolah dan dapat disimpan agar lebih efisien
dan dapat berguna di kemudian hari.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini saya akan menambahkan materi yang saya pelajari mengenai struktur data.
STRUKTUR DATA
Struktur data adalah suatu koleksi atau kelompok data yang dapat dikarakterisasikan
oleh organisasi serta operasi yang didefinisikan terhadapnya.
Algorithma : barisan langkah-langkah unutk menyelesaikan sebuah program.
Inputnya harus data. Sebuah program belum tentu Algortihma, Sebuah Algoritma
harus bisa diimplementasikan sebuah program.
Jadi Struktur Data & Algoritma = Program
Data secara umum dapat dikategorikan atas :
- Tipe data sederhana
1. Tunggal : Integer, Real, Boolean, Karakter
2. Majemuk : String
- Struktur data
1. Sederhana : Array, Record
2. Majemuk :
- Linier : Linier Linked List, Stack, Queue
- Non Linier : Binary Tree, Binary Search Tree, General Tree, Tree, Graf
INTEGER
Suatu integer adalah anggota dari himpunan bilangan :
{..., -(n+1), -n, ..., -2, -1, 0, 1, 2, ..., n, n+1, ...}
Operasi dasar yang ada dalam integer yaitu : +, -, *, /, ^
Pembagian Integer (DIV)
Hasil dari pembagian integer DIV adalah sebuah integer (menghilangkan bagian pecahan
dari hasil pembagian)
Contoh : 17 DIV 3 = 5
Selain itu terdapat operasi MOD (Modulo) : sisa dari pembagian
Contoh : 17 MOD 3 = 2
Masing-masing operator pada operasi di atas, yang bekerja terhadap sepasang
integer (operand) disebut sebagai Binary Operator. Sedangkan operator yang
hanya bekerja terhadap satu operand saja disebut sebagai Unary Operator. Contoh
dari unary operator adalah negasi.
REAL
Data numerik yang bukan termasuk integer, digolongkan dalam jenis data real.
Jenis data ini ditulis menggunakan titik desimal (atau koma desimal). Bilangan
real dimasukkan ke dalam memori komputer memakai sistem floating point,
merupakan versi yang disebut Scientific Notation. Di sini penyajiannya terdiri
atas dua bagian, yaitu :
mantissa (pecahan) dan eksponen.
Contoh :
Di dalam sistem desimal, 123000 = 0.123 * 106
di sini 0.123 adalah mantissa atau pecahan, sedangkan 6 adalah eksponennya.
Secara umum suatu bilangan real X dituliskan M * RE
di sini: M dijadikan pecahan, R adalah radixnya dan E merupakan eksponennya.
BOOLEAN
Jenis data ini disebut juga jenis data logical. Elemen dari jenis data ini
mempunyai nilai
salah satu dari true atau false.
Operator yang dikenal pada boolean, yaitu :
A. Operator Logika, yaitu : AND, OR, NOT
• Operator AND akan menghasilkan nilai true, jika kedua operand bernilai true.
• Operator OR akan menghasilkan nilai true, jika salah satu operand bernilai
true
• Operator NOT merupakan “precedence” dari operator AND dan OR.
Dalam suatu ekspresi yang tidak menggunakan tanda kurung, operator NOT harus
dievaluasi sebelum operator AND dan OR.
B. Operator Relasional, yaitu : >, <, >=, <=, <> dan =
Contoh : 6 < 8 = True
9 > 8 = False
KARAKTER
Jenis data karakter merupakan elemen dari suatu himpunan yang terdiri atas
bilangan,
abjad dan simbol khusus.
(0,1,...,8,9, A, B, ..., Y,Z, +, -,*,√, ...}
STRING
Barisan hingga karakter yang dibentuk oleh suatu kumpulan dari karakter.
Karakter yang digunakan untuk membentuk suatu string disebut alfabet. Dalam
penulisannya, suatu string berada dalam tanda “aphosthrope”.
Contoh :
Misal diberikan himpunan alfabet A = {C,D,1}.
String yang dapat dibentuk dari alfabet di atas antara lain :
‘CD1’,’CDD’,’DDC’,’CDC1’,... dan sebagainya, termasuk “null string” atau “empty
string”
Himpunan tak hingga dari string yang dibentuk oleh alfabet A disebut
VOCABULARY,
Notasi : VA atau A*
Jika suatu string dibentuk dari alfabet {0,1}, maka string yang terbentuk
disebut dengan
“Bit String”.
Itulah sedikit mengenaistruktur data, lalu kami diberi tugas kelompok untuk membuat video
pembelajaran dan tiap tiap kelompok membahas materi yang berbeda.
Saya sendiri mendapat kelompok 1 yang membahas seputar
QUEUE. Apa itu Queue?
Q U E U E ( A N T R E A N )
ANTREAN (Queue)
Suatu bentuk khusus dari linear list, dengan operasi penyisipan
(insertion) hanya
diperbolehkan pada salah satu sisi, yang disebut REAR, dan operasi penghapusan
(deletion) hanya
diperbolehkanpada sisi yang lainnya, yang disebut FRONT
dari list.
Antrean Q = [Q1, Q2, ... , QN]
Front(Q) = Q1 bagian depan antrean
Rear(Q) = QN bagian belakang antrean
Noel(Q) = N jumlah elemen dalam antrean
Operasi Antrean : FIFO (First In First Out)
Elemen yang pertama masuk merupakan elemen yang pertama
keluar.
Operator : Penyisipan : Insert
Penghapusan : Remove
Empat operasi dasar antrean, yaitu :
1. CREATE
2. ISEMPTY
3. INSERT
4. REMOVE
1. CREATE (Q)
Operator yang menunjukkan suatu antrean hampa Q.
Berarti : Noel (Q) = 0
Front (Q) & Rear (Q) = tidak terdefinisi
2. ISEMPTY (Q)
Operator yang menunjukkan apakah antrean Q hampa.
Operand : tipe data antrean
Hasil : tipe data boolean
ISEMPTY (CREATE (Q)) = True
3. INSERT (E, Q)
Operator yang menginsert elemen E ke dalam antrean Q.
E ditempatkan di bagian belakang antrean.
Hasil : antrean yang lebih besar.
REAR (INSERT (E, Q)) = E
ISEMPTY (INSERT (E, Q)) = False
4. REMOVE (Q)
Operator yang menghapus elemen bagian depan dari antrean Q.
Hasil : antrean yang lebih pendek.
Pada setiap operasi, Noel (Q) berkurang 1 dan elemen ke-2
menjadi elemen terdepan.
Jika Noel (Q) = 0 maka Q = hampa
Remove (Q) = kondisi error (underflow condition)
Remove
(Create (Q)) = kondisi error (underflowcondition).
Untuk
lebih jelasnya, anda bisa melihat video pembelajaran dari kelompok kami seputar
Queue. Semoga bisa membantu anda lebih mudah untuk memahami apa itu Queue.
Selanjutnya
saya akan sedikit membahas mengenai GRAPH.
Graf adalah :
♦Himpunan
V (Vertex) yang elemennya disebut simpul (atau
point atau node atau titik).
♦Himpunan
E (Edge) yang merupakan pasangan tak urut dari
simpul, anggotanya disebut ruas (rusuk atau sisi).
Notasi : G(V,E)
Simpul u dan v disebut berdampingan bila terdapat ruas
(u,v). Graf dapat pula disajikan secara geometrik, simpul disajikan sebagai
sebuah titik, sedangkan ruas disajikan sebagai sebuah garis yang menghubungkan
2 simpul.
Contoh 1 :
Graf G(V,E) dengan :
1. V terdiri dari 4 simpul, yaitu simpul A, B, C dan D
2. E terdiri dari 5 ruas, yaitu e1 = (A, B) e2 = (B, C) e3 =
(A, D)
e4 = (C, D) e5 = (B, D)
A e3 D
• •
e1 e5 e4
• •
B e2 C
Banyak simpul disebut ORDER, banyak
ruas disebut SIZE dari
graf.
Lalu berikutnya anda bisa melihat langkah-langkah pembuatan graph serta penjelasan mengenai Algoritma Djikstra pada file yang telah saya buat.