Arsenal FC

Jumat, 05 Juli 2013

Ulasan Struktur Organisasi 2

Pada kesempatan ini saya akan membahas seputar SOD 2 ini, Struktur Organisasi Data sendiri itu apa sih?


Struktur data adalah suatu cara penyimpanan, pengaturan, dan penyusunan di dalam suatu media di dalam komputer agar efisien dan efektif.
Sedangkan Organisasi data adalah suatu cara pengelompokan data yang bertujuan agar memudahkan dalam suatu pencarian data dan agar mudah di atur.
Jadi menurut saya struktur organisasi data adalah suatu cara yang berguna untuk mengelompokan suatu data, dapat diolah dan dapat disimpan agar lebih efisien dan dapat berguna di kemudian hari.

 Untuk lebih jelasnya, berikut ini saya akan menambahkan materi yang saya pelajari mengenai struktur data.



STRUKTUR DATA

Struktur data adalah suatu koleksi atau kelompok data yang dapat dikarakterisasikan oleh organisasi serta operasi yang didefinisikan terhadapnya.

Algorithma : barisan langkah-langkah unutk menyelesaikan sebuah program. Inputnya harus data. Sebuah program belum tentu Algortihma, Sebuah Algoritma harus bisa diimplementasikan sebuah program.

Jadi Struktur Data & Algoritma = Program

Data secara umum dapat dikategorikan atas :
- Tipe data sederhana
1. Tunggal : Integer, Real, Boolean, Karakter
2. Majemuk : String

- Struktur data
1. Sederhana : Array, Record
2. Majemuk :
- Linier : Linier Linked List, Stack, Queue
- Non Linier : Binary Tree, Binary Search Tree, General Tree, Tree, Graf

INTEGER
Suatu integer adalah anggota dari himpunan bilangan :
{..., -(n+1), -n, ..., -2, -1, 0, 1, 2, ..., n, n+1, ...}

Operasi dasar yang ada dalam integer yaitu : +, -, *, /, ^

Pembagian Integer (DIV)
Hasil dari pembagian integer DIV adalah sebuah integer (menghilangkan bagian pecahan dari hasil pembagian)
Contoh : 17 DIV 3 = 5
Selain itu terdapat operasi MOD (Modulo) : sisa dari pembagian
Contoh : 17 MOD 3 = 2

Masing-masing operator pada operasi di atas, yang bekerja terhadap sepasang integer (operand) disebut sebagai Binary Operator. Sedangkan operator yang hanya bekerja terhadap satu operand saja disebut sebagai Unary Operator. Contoh dari unary operator adalah negasi.

REAL
Data numerik yang bukan termasuk integer, digolongkan dalam jenis data real. Jenis data ini ditulis menggunakan titik desimal (atau koma desimal). Bilangan real dimasukkan ke dalam memori komputer memakai sistem floating point, merupakan versi yang disebut Scientific Notation. Di sini penyajiannya terdiri atas dua bagian, yaitu :
mantissa (pecahan) dan eksponen.

Contoh :
Di dalam sistem desimal, 123000 = 0.123 * 106
di sini 0.123 adalah mantissa atau pecahan, sedangkan 6 adalah eksponennya.

Secara umum suatu bilangan real X dituliskan M * RE
di sini: M dijadikan pecahan, R adalah radixnya dan E merupakan eksponennya.

BOOLEAN
Jenis data ini disebut juga jenis data logical. Elemen dari jenis data ini mempunyai nilai
salah satu dari true atau false.

Operator yang dikenal pada boolean, yaitu :

A. Operator Logika, yaitu : AND, OR, NOT
• Operator AND akan menghasilkan nilai true, jika kedua operand bernilai true.
• Operator OR akan menghasilkan nilai true, jika salah satu operand bernilai true
• Operator NOT merupakan “precedence” dari operator AND dan OR.
Dalam suatu ekspresi yang tidak menggunakan tanda kurung, operator NOT harus
dievaluasi sebelum operator AND dan OR.

B. Operator Relasional, yaitu : >, <, >=, <=, <> dan =
Contoh : 6 < 8 = True
9 > 8 = False

KARAKTER
Jenis data karakter merupakan elemen dari suatu himpunan yang terdiri atas bilangan,
abjad dan simbol khusus.
(0,1,...,8,9, A, B, ..., Y,Z, +, -,*,√, ...}

STRING
Barisan hingga karakter yang dibentuk oleh suatu kumpulan dari karakter.
Karakter yang digunakan untuk membentuk suatu string disebut alfabet. Dalam
penulisannya, suatu string berada dalam tanda “aphosthrope”.
Contoh :
Misal diberikan himpunan alfabet A = {C,D,1}.
String yang dapat dibentuk dari alfabet di atas antara lain :
‘CD1’,’CDD’,’DDC’,’CDC1’,... dan sebagainya, termasuk “null string” atau “empty
string”
Himpunan tak hingga dari string yang dibentuk oleh alfabet A disebut VOCABULARY,
Notasi : VA atau A*
Jika suatu string dibentuk dari alfabet {0,1}, maka string yang terbentuk disebut dengan
“Bit String”.
Itulah sedikit mengenai  struktur data, lalu kami diberi tugas kelompok untuk membuat video pembelajaran dan tiap tiap kelompok membahas materi yang berbeda.
Saya sendiri mendapat kelompok 1 yang membahas seputar QUEUE. Apa itu Queue?
Q U E U E ( A N T R E A N )

ANTREAN (Queue)

Suatu bentuk khusus dari linear list, dengan operasi penyisipan (insertion) hanya diperbolehkan pada salah satu sisi, yang disebut REAR, dan operasi penghapusan (deletion) hanya diperbolehkan pada sisi yang lainnya, yang disebut FRONT dari list.

Antrean Q = [Q1, Q2, ... , QN]
Front(Q) = Q1 bagian depan antrean
Rear(Q) = QN bagian belakang antrean
Noel(Q) = N jumlah elemen dalam antrean
Operasi Antrean : FIFO (First In First Out)
Elemen yang pertama masuk merupakan elemen yang pertama
keluar.

Operator : Penyisipan : Insert
Penghapusan : Remove

Empat operasi dasar antrean, yaitu :
1. CREATE
2. ISEMPTY
3. INSERT
4. REMOVE

1. CREATE (Q)
Operator yang menunjukkan suatu antrean hampa Q.
Berarti : Noel (Q) = 0
Front (Q) & Rear (Q) = tidak terdefinisi

2. ISEMPTY (Q)

Operator yang menunjukkan apakah antrean Q hampa.
Operand : tipe data antrean
Hasil : tipe data boolean
ISEMPTY (CREATE (Q)) = True

3. INSERT (E, Q)

Operator yang menginsert elemen E ke dalam antrean Q.
E ditempatkan di bagian belakang antrean.
Hasil : antrean yang lebih besar.
REAR (INSERT (E, Q)) = E
ISEMPTY (INSERT (E, Q)) = False

4. REMOVE (Q)

Operator yang menghapus elemen bagian depan dari antrean Q.
Hasil : antrean yang lebih pendek.
Pada setiap operasi, Noel (Q) berkurang 1 dan elemen ke-2
menjadi elemen terdepan.
Jika Noel (Q) = 0 maka Q = hampa
Remove (Q) = kondisi error (underflow condition)
Remove (Create (Q)) = kondisi error (underflow condition).

Untuk lebih jelasnya, anda bisa melihat video pembelajaran dari kelompok kami seputar Queue. Semoga bisa membantu anda lebih mudah untuk memahami apa itu Queue.



Selanjutnya saya akan sedikit membahas mengenai GRAPH.

Graf adalah :

Himpunan V (Vertex) yang elemennya disebut simpul (atau
point atau node atau titik).
Himpunan E (Edge) yang merupakan pasangan tak urut dari
simpul, anggotanya disebut ruas (rusuk atau sisi).

Notasi : G(V,E)

Simpul u dan v disebut berdampingan bila terdapat ruas (u,v). Graf dapat pula disajikan secara geometrik, simpul disajikan sebagai sebuah titik, sedangkan ruas disajikan sebagai sebuah garis yang menghubungkan 2 simpul.

Contoh 1 :
Graf G(V,E) dengan :
1. V terdiri dari 4 simpul, yaitu simpul A, B, C dan D
2. E terdiri dari 5 ruas, yaitu e1 = (A, B) e2 = (B, C) e3 = (A, D)
e4 = (C, D) e5 = (B, D)
A e3 D
• •
e1 e5 e4
• •
B e2 C
Banyak simpul disebut ORDER, banyak ruas disebut SIZE dari
graf.

Lalu berikutnya anda bisa melihat langkah-langkah pembuatan graph serta penjelasan mengenai Algoritma Djikstra pada file yang telah saya buat.


Sekian postingan kali ini dari saya, semoga bisa banyak membantu. Mohon maaf jika kurang bisa dipahami :)

source :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar